WISATA PERTANIAN HIDROPONIK KIAN DIMINATI : WARGA DUSUN SUMBERAN, PAKEM SLEMAN BERBENAH

Warga Dusun Sumberan, Pakem, Sleman bersemangat mempersiapkan spot-spot menarik untuk dijadikan tempat wisata hidroponik. Hal ini dilatarbelakangi semakin bertambahnya minat masyarakat tentang pertanian terutama hidroponik dimasa PANDEMI COVID-19. Spot-spot tersebut dibangun dari mulai perangkat hidroponik sederhana, tempat pembibitan serta ajang selfie pengunjung.

Uniknya, masyarakat memanfaatkan barang bekas dari rumah warga untuk dijadikan perangkat hidroponik sederhana, seperti botol air mineral, sterofoam, serta ember cat. Botol bekas tersebut di potong kemudian disusun guna menciptakan tempat yang menarik dan ”eye catching” bagi pengunjung. Sedangkan Sterofoam tinggal dilubangi saja dan dipasang netpot.

Kegiatan warga ini tak akan berjalan baik tanpa dukungan program dari BAPPEDA SLEMAN dan Dosen-dosen INSTIPER YOGYAKARTA yang membimbing dan mengarahkan warga dalam persiapan desa wisata sumberan. Para pemuda dan ibu-ibu PKK khususnya yang terlibat langsung serta Pak Haryono  sebagai kepala padukuhan setempat.

Hal ini terinspirasi dari pengalaman beberapa daerah yang sukses membangun desa wisata sebagai kampung hidroponik, contohnya di Simorejo, kecamatan Sukomanunggal, Kota Surabaya yang sukses karena hamper tiap rumah warganya memanfaatkan lahan yang terbatas untuk budidaya tanaman hidroponik.