Profil Desa

Sumberan merupakan sebuah dusun yang secara administratif terletak di desa Candibinangun, Kecamatan Pakem , Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Wilayah dusun Sumberan memiliki tata guna lahan yang sebagian besar digunakan untuk lahan pertanian, perikanan, dan pekarangan.

Batas administratif dusun Sumberan, yaitu  sebelah utara berbatasan dengan Dusun Wonorejo. Desa Hargobinangun, sebelah timur berbatasan dengan Dusun Ponggol. Desa Hargobinangun, sebelah selatan berbatasan dengan Dusun Potrowangsan. Desa Candibinangun , dan sebalah barat berbatasan dengan sungai Boyong .

Dusun Sumberan memiliki berbagai potensi sumber daya alam yang dapat dikembangkan untuk kesejahteraan hidup masyarakat. Daerah tersebut terletak di dataran tinggi lereng gunung Merapi sehingga memiliki potensi alam yang cocok untuk pertanian. Dalam bidang pertanian, Sumberan memiliki lahan persawahan yang luas karena mata pencaharian utama masyarakat adalah sebagai petani. Petani di Sumberan bergabung di dalam Kelompok Tani yang dibentuk oleh masyarakat secara mandiri.  

Sumberan juga memiliki potensi sumber daya alam berupa 7 sumber mata air abadi yang khas dengan nama, Djoprawiro,Nyoto Purio,Kromo Kirono, Purwo Suwito, Modjo Suwito, Karyo Sentono dan Diporedjo. Sejak zaman Perang Diponegoro mata air ini sudah ada, dan mata air Sumberan tersebut memiliki kaitan sejarah dengan sejarah perang Pangeran Diponegoro. Nama “Sumberan” dimaknai oleh warga setempat sebagai asal mula sumber air, serta dimaknai lebih lanjut oleh warga sebagai aspirasi masyarakat bahwa warga setempat yang berasal dari “Sumber” dapat berkembang dan bermanfaat untuk sesama. Selain potensi sumber daya alam, warga dusun Sumberan juga memiliki daya tarik tersendiri. Selain mayoritas petani, warga Sumberan masih menjujung tinggi nilai adat dan seni.

Warga Sumberan masih melestarian kesenian lokal setempat, seperti seni karawitan (gamelan), seni teater ketoprak, dan seni tari. Warga Sumberan memiliki sanggar seni yang bernama Turonggo Sumber Bedoyo. Sanggar ini membudayakan tarian-tarian asli Jawa. Warga Sumberan senantiasa mencintai budaya turun-temurun yang ada, salah satunya adalah kesenian / kirab Bregodo. Kesenian ini diambil dari sejarah asal mula mata air, yaitu cerita salah satu perajurit Pangeran Diponegoro yang melarikan diri dan menemukan mata air tersebut. Masyarakat Sumberan juga terkenal dengan kekeluargaan dan semangat gotong royong yang tinggi.